MB Hulu Respons Cepat Korban Kebakaran Kios di Depan SDN 12 Sampit
- Jul 17, 2026
- NIARAY
- Berita
Mentawa Baru Hulu – Pemerintah Kelurahan Mentawa Baru Hulu bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios di kawasan eks Inhutani, tepatnya di depan SDN 12 Sampit, Rabu (15/7) malam sekitar pukul 23.20 WIB.
Lurah Mentawa Baru Hulu, Iwansyah, bersama perangkat kelurahan langsung melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak untuk memastikan kondisi korban serta kebutuhan mendesak pascakebakaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul dari percikan di bagian atas bangunan sebelum dengan cepat membesar dan melalap kios-kios semi permanen. Salah seorang pemilik warung yang menjadi korban mengaku tidak sempat menyelamatkan satu pun barang dagangannya karena kobaran api berkembang sangat cepat.
Dalam peristiwa tersebut, suami pemilik warung mengalami luka bakar pada bagian tangan saat berupaya menyelamatkan diri. Selain itu, sempat terjadi insiden keributan antar pemilik warung di lokasi kejadian yang kemudian dapat diredam.
Lurah Mentawa Baru Hulu, Iwansyah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya. Menurutnya, pemerintah kelurahan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap korban berjalan dengan baik.
"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga. Kelurahan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pendataan dan membantu proses penanganan sesuai kewenangan agar kebutuhan para korban dapat segera ditindaklanjuti," ujar Iwansyah.
Sementara itu, Sekretaris Lurah Mentawa Baru Hulu, Nia Pitriani, mengatakan pihak kelurahan juga terus berkomunikasi dengan ketua RT setempat guna memperoleh data terbaru mengenai warga yang terdampak.
"Kami berupaya memastikan seluruh data korban terdokumentasi dengan baik sehingga penanganan maupun bantuan yang diberikan nantinya dapat tepat sasaran," katanya.
Berdasarkan keterangan awal dari korban, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, meski nilai tersebut masih bersifat sementara dan menunggu pendataan lebih lanjut. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Pemerintah Kelurahan Mentawa Baru Hulu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang berada di kawasan padat, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan lingkungan. (kim.MB Hulu)