Ikuti Apel Siaga Karhutla, MB Hulu Perkuat Sinergi Hadapi Musim Kemarau

  • Jul 17, 2026
  • NIARAY
  • Sosial Kemasyarakatan

Mentawa Baru Hulu  – Pemerintah Kelurahan Mentawa Baru Hulu turut ambil bagian dalam Apel Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur di Stadion 29 November Sampit, Rabu (15/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk komitmen kelurahan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor.

Kelurahan Mentawa Baru Hulu diwakili oleh Kepala Seksi Pemerintahan, Keamanan dan Ketertiban, Jiyanto, didampingi staf kelurahan M. Ifnu Afriza dan M. Fajeriannor. Turut hadir pula anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Mentawa Baru Hulu, yakni Supiana, Dwi Kinjeng, dan Sugeng Sugiarto.

Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi daerah pertama di Kalimantan Tengah yang menggelar Apel Siaga Bencana Karhutla dan Kekeringan. Langkah tersebut dilakukan karena Kotim dipetakan sebagai daerah dengan tingkat kerawanan titik api tertinggi kedua di Kalimantan Tengah setelah Kabupaten Pulang Pisau.

Lurah Mentawa Baru Hulu, Iwansyah, mengatakan keikutsertaan aparatur kelurahan bersama anggota MPA merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, sekaligus membangun sinergi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

"Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Melalui keikutsertaan dalam apel ini, kami ingin memastikan koordinasi dan kesiapsiagaan di tingkat kelurahan terus terbangun, sehingga apabila terjadi kejadian di lapangan, penanganan dapat dilakukan secara cepat bersama seluruh pihak terkait," ujar Iwansyah.

Ia menambahkan, keberadaan Masyarakat Peduli Api menjadi salah satu garda terdepan dalam membantu upaya pencegahan di lingkungan masing-masing. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, relawan, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan, Keamanan dan Ketertiban Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Jiyanto, mengatakan apel siaga menjadi momentum untuk menyamakan langkah seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla dan kekeringan yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.

"Melalui kegiatan ini kami semakin memahami pentingnya koordinasi, kesiapan personel, dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana. Kami juga akan terus mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api," katanya.

Usai apel, Wakil Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan kesiapan personel dan sarana penanggulangan bencana, mulai dari kendaraan operasional, pompa pemadam, tangki air, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Melalui partisipasi dalam apel tersebut, Pemerintah Kelurahan Mentawa Baru Hulu berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin memperkuat upaya pencegahan karhutla dan meminimalkan dampak kekeringan, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau. (kim.MB Hulu)