Camat Mentawa Baru Ketapang Nikmati Bubur Asyura Bersama Warga di MB Hulu
- Jun 30, 2026
- NIARAY
- Berita
Mentawa Baru Hulu – Tradisi memasak Bubur Asyura kembali mewarnai Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang melibatkan ibu-ibu Tim Penggerak PKK ini berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.
Sejak pagi, ibu-ibu PKK bergotong royong menyiapkan bahan hingga memasak Bubur Asyura secara bersama-sama. Tradisi yang rutin digelar setiap bulan Muharam ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai kebersamaan sekaligus melestarikan budaya yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat.
Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, turut hadir menyaksikan proses memasak Bubur Asyura. Setelah masakan selesai, ia berbaur bersama warga menikmati Bubur Asyura yang disajikan di Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu.
Lurah Mentawa Baru Hulu, Iwansyah, mengatakan tradisi Bubur Asyura memiliki makna yang lebih dari sekadar memasak bersama.
"Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Alhamdulillah, setiap tahun antusiasme warga selalu baik sehingga tradisi ini tetap terjaga," ujarnya.
Sekretaris Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Nia Pitriani, menambahkan bahwa keterlibatan berbagai unsur, mulai dari PKK, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat, menjadi kekuatan dalam menjaga tradisi yang sarat nilai kebersamaan.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi akan tetap hidup jika dijaga bersama. Kami berharap semangat berbagi dan kebersamaan yang tercipta melalui Bubur Asyura dapat terus tumbuh di lingkungan masyarakat," katanya.
Bubur Asyura yang telah dimasak kemudian dinikmati bersama dan dibagikan kepada warga sebagai simbol rasa syukur dan kepedulian. Kelurahan Mentawa Baru Hulu berharap tradisi ini terus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mempererat hubungan antarmasyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan warga. (kim.MB Hulu)